Senin, 15 September 2014

Definitions of Translation



Definisi 1 (Nida, 1969: 12)
“Translation consists of reproducing in the receptor language the closest natural equivalence of the source language message, first in terms of meaning and secondly in terms of style.”
Terjemahan terdiri dari menghasilkan kembali persamaan dasar yang terdekat dari pesan bahasa sumber kedalam bahasa penerima, pertama dalam konteks makna dan yang kedua dalam konteks gaya.

Definisi 2 (Catford, 1978: 20)
“Translation is the replacement of textual material in one language (SL) by equivalent textual material in another language (TL).”
Terjemahan adalah penggatian materi tekstual pada satu bahasa (bahasa sumber) kedalam materi tekstual yang sama pada bahasa lain (bahasa sasaran).

Definisi 3 (Larson, 1984: 3)
“Translation is transferring the meaning of the source language into the receptor language. This is done by going from the form of the first language to the form of a second language by way of semantic structure. It is meaning which is being transferred and must be held constant.”
Terjemahan adalah perpindahan makna dari bahasa sumber kedalam bahasa penerima. Hal ini dilakukan berawal dari mengubah bentuk susunan makna bahasa pertama kedalam bentuk bahasa kedua. Makna yang diganti tidak boleh berubah.

Definisi 4 (Newmark, 1988: 5)
“Translation is rendering the meaning of a text into another language in the way that the author intended the text.”
Terjemahan adalah menerjemahkan makna suatu teks seperti yang dimaksudkan oleh penulis teks kedalam bahasa lain.

Definisi 5 (Hawkes in Basnett-McGuire ,1991:13)
“Translation involves the transfer of ‘meaning’ contained in one set of language signs into another set of language through competent use of the dictionary and grammar, the process involves a whole set of extralinguistic criteria also.”
Terjemahan meliputi penggantian makna yang terkandung dalam sebuah simbol bahasa kedalam bahasa lain melalui kemampuan menggunakan kamus dan tatabahasa, prosesnya juga melibatkan seluruh kriteria ilmu bahasa.

Definisi 6 (Sperber and Wilson in Bell (1991:6))
“Translation is the replacement of a representation of a text in one language by a representation of an equivalent text in a second language.
Terjemahan adalah penggantian gambaran teks pada suatu bahasa kedalam gambaran teks yang sama pada bahasa kedua.

Definisi 7 (Toury in James, 2000)
“Translation is a kind of activity which inevitably involves at least two languages and two cultural traditions.”
Terjemahan adalah suatu aktivitas yang pasti melibatkan minimal dua bahasa dan dua tradisi budaya.

Definisi 8 (Steiner in Choliludin, 2006: 5)
“Translation can be seen as (co) generation of texts under specific constraints that is relative stability of some situational factors and, therefore, register, and classically, change of language and (context of) culture.”
Terjemahan dapat dilihat sebagai penghasil teks dibawah pembatas tertentu yang relatif stabil dari beberapa faktor situasioal dan, oleh karena itu, menyatakan, dan secara sederhana, mengubah suatu bahasa dan konteks budaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar